Kelulusan

Rentetan serangan roket menghantam provinsi Kabul bagian tengah di Afghanistan pada Sabtu (20/11). Serangan dilancarkan ketika perundingan damai sedang di proses.

Dilansir AFP , Sabtu (21/11/2020), rentetan ledakan tersebut didengar tepat oleh koresponden AFP yang ada dalam Kabul.

Mulanya, alarm terdengar meraung-raung di area kedutaan, kawasan bisnis di dalam, dan kira-kira Zona Hijau yang dijaga saksama karena menampung puluhan perusahaan global dan para pekerja mereka. Dilaporkan delapan orang tewas dalam gempuran ini.

“Para teroris menembakkan 23 roket ke Kota Kabul. Berdasarkan informasi awal, delapan orang menjadi martir dan 31 lainnya terluka, ” kata tukang bicara Kementerian Dalam Negeri Tariq Arian seperti dilansir AFP , Sabtu (21/11/2020).

Dia menyalahkan Taliban berasaskan serangan itu. Sumber polisi pula mengkonfirmasi jumlah korban tersebut.

Roket itu menghantam wilayah Kabul di bagian tengah & utara sebelum pukul 09. 00 waktu setempat.

“Pagi ini, teroris menembakkan 14 roket ke Kota Kabul, ” perkataan Tariq Arian.

Ledakan itu terjadi menjelang pertemuan jarang Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan negosiator dari Taliban serta pemerintah Afghanistan di Doha, Qatar.