New Delhi

Angka kematian akibat Corona di India yang lebih rendah dibandingkan negara terdampak lain masih menyisakan rahasia. Padahal, India telah menjadi negeri dengan kasus Corona terbanyak kedua setelah Amerika Serikat (AS).

Sejauh ini, India mengadukan total lebih dari 7 juta kasus Corona, namun total kematiannya lebih sedikit dibandingkan negara-negara asing yang juga terdampak parah.

Seperti dilansir AFP dan Reuters , Senin (12/10/2020), Kementerian Kesehatan India melaporkan 74. 383 kasus Corona dalam 24 jam terakhir. Total 7. 053. 806 kasus Corona kini terkonfirmasi di wilayah India.

Di pengumumannya pada Minggu (11/10) waktu setempat, Kementerian Kesehatan India serupa melaporkan 918 kematian dalam 24 jam terakhir. Total kematian akibat Corona di India kini mencapai sedikitnya 108. 334 orang.

Menurut penghitungan Reuters bersandarkan data pemerintah, India mencatat tambahan 1 juta kasus Corona di 13 hari terakhir. Associated Press memperkirakan India akan menjadi negara terdampak Corona paling parah di beberapa pekan ke depan, melewati AS yang mencatat lebih lantaran 7, 7 juta kasus Corona.

Perbandingan total kejadian Corona dengan total kematian di India membuat para pakar kecemasan, dengan berbagai penjelasan yang menonjol menyinggung soal banyaknya populasi muda hingga kekebalan yang diberikan oleh penyakit virus endemik lainnya & kurangnya jumlah kasus Corona dengan dilaporkan.

Dengan mutlak 108. 334 kematian akibat Corona, India kini melaporkan angka maut 1, 5 persen dari mutlak kasus positif. Angka kematian di India itu tercatat sebagai angka kematian terendah per 100 urusan positif — rasio kasus-kematian dengan diamati — di antara 20 negara yang terdampak Corona paling parah di dunia.

Sebagai perbandingan, AS kini mengadukan angka kematian 2, 8 tip. Dengan demikian, jumlah kematian bohlam 100 ribu penduduk di India mencapai 7, 73 yang sangat rendah dibandingkan AS yang mencapai 64, 74.

Diketahui juga bahwa kebanyakan warga berusia lebih tua yang memiliki penyakit bawaan seperti diabetes dan lara jantung menjadi target khusus virus Corona. Namun menurut laporan Peluang Populasi Dunia Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), India memiliki mayoritas populasi muda dengan usia rata-rata 28, 4 tahun.