Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Jakarta

Kurang hari lagi atau 6-17 Mei 2021, larangan mudik akan diberlakukan. Polres Metro Kabupaten Bekasi akan pemisah tujuh titik untuk perkiraan orang nekat mudik.

“Kedungwaringin, Cibarusah, Lepas, Pebayuran, Jembatan Cibeet, secara tol 3 (3 gerbang tol di wilayah Kabupaten Bekasi)” kata Kampolres Metro Kabupaten Bekasi Kombes Hendra Gunawan saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).

Bercak sekat akan dijaga semasa 24 jam selama larangan mudik. Penjagaan juga dikerjakan bersama petugas gabungan bersama-sama dengan TNI, Dishub, Satpol PP, dan Dinkes.

“Jadi kita 1×24 jam dibagi 3 sif, jumlah totalnya 514 orang dari Polri cuma itu, dari TNI beda lagi, dari Dishub beda lagi, ” lanjutnya.

Polisi sudah mengantisipasi terhadap masyarakat yang berani mudik. Hendra mengatakan penjaga sudah tau modus-modus pemudik untuk mengelabui petugas.

“Ya modus-modusnya membangun kita udah hafal, ada yang masuk ke WC bus, ada yang merembes ke bagasi bus, ada pakai kendaraan umum, pakai truk, pakai kontainer itu semua kita periksa, ” ungkapnya.

Penyekatan akan dilakukan secara mutlak. Kendaraan pribadi yang tak memenuhi kriteria akan diputar balik dan travel dengan mengangkut penumpang akan dipakai sanksi.

“Kalau kendaraan pribadi itu diputar balik, untuk travel , travel ada sanksinya nanti dia mampu dikenakan tilang, ” tambahnya.

Setiap organ akan diperiksa yang melewati titik sekat akan diperiksa oleh petugas. Hendra mendongengkan pengalaman tahun lalu bahwa ada pemudik yang mencari jalan mengelabui petugas dengan bersembunyi di dalam bus.

“Yang sering kepala tuh dia pura-pura hampa tapi ngumpet di zona mandi, kalau 2 tingkat, dia yang bawah nihil yang atas isi, akan tetapi nunduk gitu , ” ucapnya.

Simak video ‘Kapolda Metro Pelototi Urat Tikus Pemudik Colongan di Bekasi’:

[Gambas:Video 20detik]

(aik/aik)