Washington DC

Pentagon ataupun Departemen Pertahanan AS sudah bersiap sambut kedatangan Menhan RI Prabowo Subianto. Kunjungan Prabowo itu akan undangan Menhan AS Mark Esper.

Seperti dilansir Reuters , Kamis (15/10/2020), seorang pejabat pertahanan senior GANDAR membela keputusan AS untuk mengundang Prabowo ke Pentagon, di mana dia akan bertemu Menhan Esper.

“Menteri Prabowo ialah Menteri Pertahanan yang ditunjuk, sebab Presiden Indonesia saat ini yang terpilih dua kali, yang adalah demokrasi terbesar ketiga di negeri, ” ujar pejabat senior GANDAR yang enggan disebut namanya ini.

“Dia merupakan rekan kita, dari sebuah kemitraan yang benar penting, dan penting bagi kita untuk terlibat dengannya dan memperlakukannya sebagai mitra, ” tegas pejabat AS tersebut.

Dilaporkan bahwa Prabowo akan menerima penjelasan resmi di suatu lokasi di Washington DC pada Kamis (15/10) waktu setempat. Penjelasan ini, tutur Reuters, diberikan saat Indonesia sedang mempertimbangkan pembelian jet tempur dengan juga menarik perhatian Rusia.

Reuters juga melaporkan kalau militer Indonesia yang sedang didekati oleh Rusia dan China, telah menjadi perhatian khusus otoritas AS.

Dituturkan sejumlah spesialis yang dikutip Reuters bahwa AS diperkirakan akan memperbarui peringatan untuk Indonesia terkait pembelian senjata besar-besaran dari Rusia. Membeli jet tempur Rusia, sebut para pakar, mampu memicu sanksi AS di kolong Undang-undang Melawan Musuh Amerika Mencuaikan Sanksi (CAATSA).

“Kami mengangkat risiko CAATSA dalam seluruh percakapan kami dengan Kementerian Pertahanan, ” ucap pejabat senior AS itu.