Praha

Presiden Ceko, Milos Zeman, mempunyai pesan khusus untuk Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang awalnya dia dukung dalam pilpres 2016 lalu. Kini setelah pilpres 2020 digelar, Zeman menyarankan agar Trump lebih bijaksana dengan mengakui kekalahannya dalam pilpres.

Serupa dilansir Reuters , Jumat (20/11/2020), Zeman merupakan satu diantara dari sedikit politikus Eropa dengan mendukung Trump sebelum dia menang pilpres 2016 lalu. Namun pada pilpres tahun ini, Zemang tak lagi menyatakan dukungan untuk Trump.

Dalam wawancara secara situs berita lokal, www.parlamentnilisty.cz , Zeman memberikan komentarnya soal pilpres AS 2020. Tempat menyatakan bahwa meskipun dimungkinkan untuk menuntut penghitungan ulang dan menggugat ke pengadilan, Trump seharusnya menjemput rute yang berbeda.

“Saya secara pribadi percaya bahwa akan jauh lebih masuk akal buat menyerah, tidak mempermalukan diri, serta membiarkan presiden yang baru buat menjabat, ” cetus Zeman dalam komentarnya.

Trump diketahui menolak untuk mengakui kekalahannya sebab penantangnya, Joe Biden, dari Golongan Demokrat dalam pilpres 3 November lalu. Hingga kini, Trump terus bersikeras mengklaim dirinya menang pilpres dan melontarkan rentetan tudingan bahwa pilpres tahun ini diwarnai manipulasi secara luas.

Zeman (76) merupakan tokoh penting di politik pasca-komunis di Ceko. Tempat pernah menjabat sebagai Perdana Gajah dan dua kali memenangkan pilpres di Ceko.

Pemimpin Ceko tidak memegang kekuasaan manajer seperti Presiden AS, namun Zeman menggunakan pengaruhnya untuk mendorong ikatan lebih dekat antara negaranya secara Rusia dan China.

Zeman awalnya mendukung pendekatan mendalam Trump dengan Rusia, posisi cepat Trump terhadap imigran dan sokongan untuk kebijakan pemerintah Israel. Namun dia tidak pernah menerima seruan ke Gedung Putih dan tetap mendukung sikap pro-Rusia dalam perkara kepentingan AS, termasuk rencana membentuk pembangkit listrik tenaga nuklir yang baru di Republik Ceko dan ekstradisi tersangka peretas Rusia ke AS.

(nvc/ita)