Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta – Pranata Geologi Kementerian ESDM menggulirkan SMS Blast dalam memperluas keterjangkauan informasi dan keterangan dini bencana geologi. Inisiatif ini lahir demi memajukan pelayanan publik dan menyampaikan rasa aman bagi kelompok yang bermukim di daerah rawan bencana.

Menurut Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono, mengingat kondisi geografi Indonesia, di mana lokasi rawan bencana tersebar dan sebagian masih belum terjangkau oleh jaringan telekomunikasi yang memadai, maka masih terdapat kendala dalam penyaluran informasi.

“Program penyebarluasan informasi kebencanaan melalaikan penyelenggara telekomunikasi dan lembaga penyiaran di kawasan menyedihkan bencana adalah salah satu solusi untuk permasalahan itu, ” jelasnya dalam petunjuk tertulis, Rabu (14/4/2021).

Hal ini diungkapkannya usai penandatangan kerja sebanding penyebarluasan informasi aktivitas serta erupsi gunung api Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika dalam Senin (12/4). Eko mengutarakan komitmennya terhadap kualitas penyaluran informasi bencana geologi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan melalui beragam kanal, jalan itu aplikasi Magma Indonesia, PVMBG TV, media sosial dan yang terbaru berupa pesan pendek (Short Message Service/SMS).

“Hak memperoleh informasi merupakan benar asasi manusia, dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penyelenggaraan negeri demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, ” tegasnya.

Adanya perjanjian kerja sebanding (PKS) dengan Kominfo tersebut, kata dia, mendorong ke-2 belah pihak menyediakan data dan informasi kebencanaan dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) Geologi, meliputi tingkat acara dan erupsi gunung suluh, rekomendasi kejadian gerakan tanah, serta rekomendasi kejadian gempa bumi dan tsunami.

“Tak kalah penting, perjanjian ini juga menyelubungi pendampingan dan pengembangan sumber daya manusia terkait pendayagunaan perangkat penyebarluasan informasi Kebencanaan, ” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, informasi pekerjaan dan erupsi gunung elektrik mutlak wewenang PVMBG. Sementara gerakan tanah, gempa dunia dan tsunami merupakan buatan kolaborasi dengan instansi yang lain, yang membedakan adalah output informasi yang dikeluarkan oleh PVMBG lebih ke rekomendasi bagi publik.

Enam tahun pasca pendirian MAGMA Indonesia yang merupakan sistem diseminasi informasi berbasis jaringan internet, Badan Geologi memandang perlunya memperluas keterjangkauan informasi dan peringatan dini terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses internet.

Tentunya secara memanfaatkan teknologi komunikasi berbasis jaringan seluler, SMS Blast memungkinkan adanya integrasi kurun sistem informasi bencana dengan dimiliki oleh Badan Geologi khususnya Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ke sistem penyampaian informasi terbuka yang dibangun Kominfo.

Lebih jauh, SMS Blast ini pun telah diuji coba hingga 3 kali ke telepon genggam masyarakat di KRB Geologi jika terjadi kondisi bahaya sebagai peringatan dini. Mengenai contoh SMS Blast dengan nanti akan diterima asosiasi seperti berikut ini.

“Erupsi G. Sinabung 10-Apr-2021 08: 28 WIB. Hindari radius bahaya 3km, Selatan-Timur 5km, Timur-Utara 4km. http://bit.ly/2QhFVc9:: PVMBGKMINFO, “. (akn/ega)