Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Jakarta awut-awutan

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi berangkat ke markas PBB di New York, Amerika Serikat (AS). Retno bakal menghadiri sejumlah pertemuan untuk membahas situasi dalam Palestina.

Kejadian itu disampaikan Retno melalui akun Twitter resmi Gajah Luar Negeri Republik Nusantara, @Menlu_RI, Rabu (19/5/2021). Retno menyertakan foto ketika muncul di New York.

“Tiba di New York untuk rangkaian pertemuan tentang situasi di Palestina (19/05), ” tulis Retno.

Cuitan tersebut ditulis dalam bahasa Inggris. Kutipan telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Retno menyebut bakal menghadiri pertemuan Majelis Ijmal PBB hingga Dewan Keamanan PBB. Retno juga mengatakan bakal bertemu dengan sejumlah menlu lain.

“Saya akan menghadiri #GA Debate tentang Palestina & pertemuan dengan #UNSG, #PGA, Presiden #UNSC dan sebanyak Menteri Luar Negeri, ” ucapnya.

Sebelumnya, Retno telah menelepon Menlu Palestina Riyad al-Maliki. Di sambungan telepon itu, Retno Marsudi menyampaikan dukungan sempurna Indonesia terhadap Palestina.

Perbincangan dengan Menlu Riyad al-Maliki itu disampaikan Menlu Retno di akun Twitter resminya @Menlu_RI, Jumat (14/5). Retno mengatakan pukulan Israel harus dihentikan.

“Berbicara di telepon dengan FM Riyad Al-Maliki dari Palestina (14/5). Memberikan dukungan penuh Indonesia kepada rakyat Palestina. Agresi Israel, termasuk serangan keji di Gaza, harus dihentikan, ” tulis Retno.

Retno juga menghadiri pertemuan darurat Organisasi Kerja Setara Islam (OKI) atau Organisation of Islamic Cooperation (OIC). Dia menyampaikan ada 3 langkah kunci membela Palestina.

Extraordinary Open-ended Ministerial Meeting of the OIC Executive Committee itu digelar virtual dan dihadiri 16 menteri dan pengantara menteri luar negeri negara-negara anggota OKI. Pertemuan digelar khusus untuk membahas gempuran Israel di wilayah Palestina, khususnya Al-Quds Al-Shareef ataupun Yerusalem dan Jalur Gaza.

“Di di dalam pertemuan OKI tadi beta menyampaikan bahwa untuk kesekian kalinya, OKI harus kembali bertemu untuk membahas rumor yang sama yaitu, serbuan Israel terhadap Palestina. Semenjak OKI didirikan komitmen, negeri OKI tidak pernah luntur dan terus bertekad untuk bersama Palestina di di dalam memperjuangkan hak-haknya, ” sebutan Retno dalam keterangan pers, Minggu (16/5).

(haf/idn)