Singapura awut-awutan

Sidang gugatan pencemaran nama baik yang diajukan Pertama Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, terhadap seorang blogger berangkat digelar pada Selasa (6/10) zaman setempat. PM Lee hadir langsung untuk memberikan argumennya dalam persidangan.

Seperti dilansir AFP , Selasa (6/10/2020), PM Lee menggugat seorang blogger bernama Leong Sze Hian sesudah sang blogger membagikan artikel di Facebook yang mengaitkan PM Singapura itu dengan skandal mega korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) di Malaysia.

PM Lee menyebut artikel itu sebagai klaim ‘jahat dan tidak berdasar’ yang mengaitkan dirinya dengan skandal korupsi tersebut.

Para pemimpin di Singapura kerap mempermasalahkan kritikan — berangkat dari rival politik hingga media asing — terhadap mereka had ke jalur hukum, khususnya melalaikan gugatan pencemaran nama baik. Ditegaskan bahwa tindakan hukum diperlukan buat melindungi reputasi mereka sebagai kepala, namun kelompok pejuang hak pokok manusia (HAM) menuduh pemerintah mencari jalan membungkam perbedaan pendapat.

Dalam argumennya di persidangan, PM Lee membela keputusannya untuk menggugat Leong. Dia menyatakan bahwa dakwaan semacam itu merusak ‘integritas dan kejujuran’ pemerintah.

Tulisan yang dibagikan Leong via Facebook itu dipublikasikan oleh sebuah palang media Malaysia. Artikel itu menduga PM Lee sebagai target analisis di Malaysia terkait dana 1MDB. Skandal mega korupsi yang mengeret eks PM Malaysia, Najib Razak, dan kroni-kroninya itu melibatkan penyelewengan uang negara miliaran dolar GANDAR dari 1MDB.