New Orleans

Seorang perempuan keturunan Indonesia di Amerika Serikat (AS) terpilih memegang jabatan umum di New Orleans. Wanita bertanda Marissa Hutabarat ini terpilih menjelma salah satu hakim di mahkamah perdata New Orleans dalam pemilu lokal pada Agustus lalu.

Kiprah Marissa menjadi ketua perdata di AS ini diulas oleh VOA Indonesia , seperti dilansir pada Senin (21/9/2020). Marrisa yang lahir serta tumbuh besar di AS itu, memang belum pernah menginjakkan bermalas-malasan di Indonesia. Namun dia menyungguhkan sangat bangga dengan warisan kebiasaan Indonesia yang tertanam pada dirinya.

“Saya bangga menjadi orang Indonesia, saya bangga dengan warisan budaya saya. Nenek saya juga dari Indonesia dan abu saya tentu saja orang Indonesia dan dia tumbuh besar dalam Singapura. Tapi apa yang juga tertanam pada diri saya dari pemahaman saya soal budaya Nusantara adalah sangat berorientasi pada suku, ” ucap Marissa dalam wawancara dengan VOA Indonesia , beberapa waktu lalu.

“Budaya Indonesia yang saya banggakan. Saya sangat bangga pada peninggalan budaya saya, ” imbuhnya.

Di AS, Marissa tinggal bersama ayah, ibu dan neneknya. Darah Indonesia mengalir dalam diri Marissa dari sang ayah yang keturunan Indonesia, namun lahir dan besar di Singapura. Sedangkan ibu Marissa merupakan wanita keturunan Tionghoa asal Thailand.

Marissa yang sejak kecil terbiasa aforisme Inggris dalam keluarganya ini, mengiakan tidak fasih berbahasa Indonesia. Tetapi dia berjanji akan belajar gaya Indonesia di masa mendatang.

“Opung saya mengajari saya sedikit (bahasa Batak-red). Saya tahu beberapa kata. Saya agak borok karena tidak belajar bahasa Batak. Saya agak malu karena beta tidak belajar bahasa Indonesia akan tetapi saya berencana akan memastikan beta belajar, ” ujarnya.

Lihat juga video zaman ‘Trump Kaget Hakim Agung GANDAR Meninggal’:

[Gambas:Video 20detik]