Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Jakarta

Aparat gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Hebat beserta TNI dan Satpol PP menggelar razia protokol kesehatan pada wilayah Jakarta. Hasilnya, dua kafe disegel aparat usai melanggar hukum protokol kesehatan dan aturan dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Dua tempat itu merupakan Boca Rica Bar dalam daerah Jakarta Selatan dan Vote Bar di daerah Jakarta Mengetengahkan. Keduanya diketahui melanggar ketentuan tanda operasional dan kapasitas pengunjung.

Vote Bar terdiri di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, terdiri dari tiga lantai. di lantai pertama dan besar, tidak ada aktivitas mencolok dan beberapa pengunjung tengah bersiap untuk meninggalkan lokasi.

Namun masa petugas beranjak ke lantai ketiga, tempat tersebut dipadati oleh banyak pengunjung. Mayoritas terlihat tidak menggunakan masker dan mengabaikan anjuran menggembala jarak.

“Ada pelanggaran protokol kesehatan yang cukup mematikan di Vote di mana jumlah kapasitas melebihi daripada yang ada sesuai dengan ketentuan, ” sebutan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa zaman meninjau Vote Bar di PIK, Jakarta Utara, Minggu (20/12/2020).

“Di bawah emang tertib di lantai dua tertib. Tapi di lantai tiga tidak aturan, ada macam tempat DJ atau diskotek. Itu sudah melanggar susunan dan jumlahnya melebihi kapasitas dengan ada, ” ujarnya.

Selain itu, petugas pun menyelenggarakan pengecekan urine pengunjung yang berada di lantai 3 Vote Mengamuk. Hasilnya, satu orang dinyatakan tentu benzo.

“Dari 43 dites urine ada satu pasti benzo, ” imbuh Mukti.

Hal senada juga terlihat saat petugas melakukan razia pada Boca Rica Bar di wilayah Semanggi, Jakarta Selatan. Para tamu tetap memadati lokasi tersebut saat ketentuan operasional di masa PSBB hanya dibatasi hingga pukul 21. 00 WIB.

Untuk itu, Mukti menegaskan pihaknya hendak melakukan penyegelan kepada dua kedudukan tersebut selama 1×24 jam. Aparat gabungan akan memantau kedua letak tersebut dan menyiapkan sanksi lanjutan jika terbukti melakukan pelanggaran yang serupa di kemudian hari.

“Makanya saya beserta jajaran tegas hari ini kita segel wadah ini. Ke depan mungkin bakal kita tindak terus, ” pungkas Mukti.

(ygs/aik)