Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Jakarta – KPK telah melimpahkan berkas tentang eks anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Abdul Rozaq Muslim, ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Bandung, Jawa Barat. Kasus ini terkait dengan dugaan korupsi tanggapan hadiah atau janji terpaut bantuan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu yang menarik mantan Bupati Indramayu, Supendi.

“Selasa (6/4), Jaksa KPK Amir Nurdianto melimpahkan berkas perkara Terdakwa Abdul Rozaq Muslim ke PN Tipikor Bandung, ” prawacana Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada kuli, Selasa (6/4/2021).

Ali mengatakan kini pengurungan Abdul Rozaq menjadi kewenangan PN Tipikor Bandung. Tetapi saat ini Abdul Rozaq masih ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Suci, Jakarta Selatan, dengan bukti kesehatan.

“Penahanan selanjutnya telah menjadi kewenangan PN Tipikor Bandung. Tetapi untuk tempat penahanan masih dititipkan di Rutan KPK Gedung Merah Putih dengan pertimbangan alasan kesehatan, ” ujar Ali.

Sementara terkait persidangan Abdul Rozaq, Ali mengatakan hendak segera digelar. Saat itu, lanjutnya, tim jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK masih menunggu penunjukan elok hakim. Begitupun jadwal sidang agenda pembacaan surat dakwaan masih belum keluar.

“Tim JPU hendak menunggu penetapan penunjukan perhimpunan hakim dan penetapan keadaan sidang dengan agenda pengajian surat dakwaan, ” katanya.

Lebih sendat, menurut Ali, rencananya Abdul Rozaq akan didakwa secara Pasal 12 huruf a jo Pasal 18 UNDANG-UNDANG Tipikor Jis Pasal 55 ayat (1) ke-1, Bab 65 ayat (1) KUHP, atau Pasal 12 tulisan b jo Pasal 18 UU Tipikor Jis Kausa 55 ayat (1) pertama, Pasal 65 ayat (1) KUHP, atau Pasal 11 jo Pasal 18 UNDANG-UNDANG Tipikor Jis Pasal 55 ayat (1) ke-1, & Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Seperti diketahui, Abdul Rozak Muslim menjadi tersangka baru pada kasus suap yang menggandeng mantan Bupati Indramayu, Supendi. Abdul Rozak merupakan bagian DPRD Jawa Barat Bagian Golkar periode 2014-2019 dengan dijerat berdasarkan perkembangan penyidikan kasus ini. Dalam urusan ini, Abdul Rozak diduga menerima uang sebesar Rp 8, 5 miliar.

“ARM diduga menyambut sejumlah dana sebesar Rp 8, 582 miliar yang pemberiannya dilakukan dengan jalan transfer ke rekening atas nama orang lain, ” sirih Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto kepada kuli di gedung Merah Suci KPK, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Kasus itu pun masih terus dikembangkan KPK. Penyidik KPK belum lama ini menggeledah Dewan Bappeda Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan mengamankan sejumlah dokumen dan barang petunjuk elektronik.

“Di lokasi ini, ditemukan dan diamankan berbagai bukti di antaranya dokumen dan barang elektronik yang terkait perkara, ” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (19/3).

Ali mengatakan barang bukti yang diamankan bakal diverifikasi terlebih dahulu. Morat-marit, dokumen dan barang elektronik tersebut disita guna melengkapi berkas perkara penyidikan.

KPK juga sudah memeriksa mantan Bupati Indramayu, Supendi, terkait kasus telaahan korupsi pengaturan proyek di Indramayu dengan tersangka bekas anggota DPRD Jabar, Abdul Rozaq Muslim. Selain Supendi, KPK memeriksa Carsa ES selalu pengusaha sekaligus penyuap eks Bupati Indramayu itu.

Simak juga ‘KPK Tetapkan Tumenggung Bandung Barat Tersangka Pemasokan Barang COVID-19’:

[Gambas:Video 20detik] (mae/mae)