Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta

KBRI Moskow menggandeng Tomsk State University (TSU) dari Rusia dan Universitas Pendirian Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) buat bekerja sama di bidang pendidikan tinggi. Kedua universitas menandatangani Memorandum perjanjian secara virtual yang difasilitasi KBRI Moskow.

Penandatanganan perjanjian itu dilakukan pada Selasa (8/12). Hadir dalam pertemuan itu Azis Nurwahyudi, Kuasa Usaha Ad Interim/Wakil Duta Besar RI untuk Rusia merangkap Belarus beserta rentetan KBRI Moskow, Rektor UPNVY Mohamad Irhas Effendi dan Rektor TSU Eduard Galazhinskiy.

Dalam sambutannya, Azis Nurwahyudi menyampaikan penghargaan atas pertemuan dan terjalinnya kegiatan sama di tengah keterbatasan suasana saat pandemi Covid-19 ini. Azis mengatakan hubungan Indonesia dengan Rusia berlangsung dengan baik dan menuju pada kemitraan strategis.

Azis menambahkan bahwa pada tahun tersebut Indonesia dan Rusia memperingati 70 tahun hubungan diplomatik. Penandatanganan kerja sama antara UPNVY dan TSU ini juga sebagai bagian dengan memperkaya eratnya hubungan diplomatik kedua negara.

“KBRI Moskow sangat mendukung kerja sama antara UPNVY dengan TSU dan siap memfasilitasi untuk pelaksanaan program kegiatan sama, ” kata Azis, di keterangan tertulisnya, Rabu (9/12/2020).

UPNVY dan TSU mereka program kerja sama untuk dikembangkan, seperti pertukaran mahasiswa dan pelatih, penyelenggaraan seminar, konferensi, penelitian, & kuliah umum. Kerja sama yang lain adalah antar fakultas, antara lain teknologi mineral, geologi, pertanian, ekonomi dan bisnis, ilmu sosial serta politik, ilmu-ilmu terapan dan teknik lainnya, serta pengembangan budaya dan bahasa.

Rektor UPNVY, Mohamad Irhas Effendi mengatakan pada era global saat ini, kolaborasi internasional telah menjadi kebutuhan aurat bagi sebuah institusi untuk berkembang dan sukses, termasuk kerja sebanding antar universitas. UPNVY telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Eropa, dan sejumlah negara di Asia.

Tengah itu, Rektor TSU Eduard Galazhinskiy, menambahkan kerja sama internasional serta pengembangan hubungan, termasuk dengan Indonesia, yang merupakan salah satu pengutamaan pengembangan kerja sama, baik oleh pemerintah Rusia maupun TSU. Saat ini terdapat sejumlah 30 mahasiswa Indonesia belajar di TSU.

“Kami sangat senang memeriksa budaya Indonesia dan saat tersebut terdapat peningkatan ketertarikan terhadap Nusantara di Rusia, ” kata Rektor TSU yang dianugerahi penghargaan “Rector of the Year 2020” sebab Menteri Ilmu Pengetahuan dan Pelajaran Tinggi Rusia pada 19 November 2020.

TSU ialah salah satu perguruan tinggi terkemuka pada Rusia dan dunia yang belokasi di Tomsk, Rusia bagian tengah, berjarak sekitar 3. 645 km dari Moskow ke arah timur. Pada tahun ini, TSU mengambil peringkat ke-4 perguruan tinggi ulung di Rusia dan peringkat ke-250 perguruan tinggi terbaik dunia, berdasarkan QS World Ranking.

TSU didirikan tahun 1878 dan merupakan Universitas Imperial Siberia baru. TSU telah melahirkan banyak tipu ternama, seperti dosen TSU, Ivan Petrovich Pavlov, peraih Penghargaan Nobel bidang Fisiologi-Pengobatan pada tahun 1904, Asisten Dosen Fakultas Fisika, Nikolay Nikolayevich Semyonov, peraih Penghargaan Nobel bidang Kimia tahun 1956, beserta Honorary member TSU, Henry Dunant, peraih Penghargaan Nobel Perdamaian tarikh 1901.

(eva/eva)