Jakarta kepala

Agen 007 James Bond selama ini hanya kita kenal sebagai karakter fiksi keluaran Ian Fleming yang kemudian difilmkan. Namun, Polandia baru saja dibuat heboh oleh sosok agen James Bond yang memang ada dalam dunia nyata.

Dilansir Reuters, Kamis (24/9) Polandia bergerak oleh berita bahwa seorang tersangka agen Inggris bernama James Bond berada di dinas rahasia Yang Mulia di negara itu pada tahun 1960-an, setelah Institut Keterangan Nasional (IPN) mengungkap sosoknya pada media sosial.

Taat arsip institut, James Bond hadir ke Polandia pada 18 Februari 1964 dan secara resmi dipekerjakan sebagai pengarsip di Atase Tentara Kedutaan Besar Inggris. Dia lekas menjadi perhatian petugas kontra-intelijen Polandia.

Selain berita tersebut, dibawah ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (24/9/2020):

– Para-para Pembangkang Arab Saudi Dirikan Kelompok untuk Melawan Raja Salman

Sekelompok pembangkang Arab Saudi yang tinggal mengasingkan muncul di sejumlah negara, termasuk Inggris dan Amerika Serikat, mengumumkan pendirian sebuah partai oposisi. Partai baru ini menjadi perlawanan politik terorganisir pertama di bawah pemerintahan Kepala Salman.

Diketahui kalau Arab Saudi adalah monarki habis-habisan yang tidak mentolerir oposisi kebijakan apa pun. Namun, pembentukan kelompok yang diberi nama Partai Menawan Nasional ini terjadi di tengah tindakan keras negara yang berkembang terhadap perbedaan pendapat dan kebebasan berekspresi.

“Dengan itu kami mengumumkan pembentukan Partai Indah Nasional, yang bertujuan untuk melembagakan demokrasi sebagai bentuk pemerintahan pada kerajaan Arab Saudi, ” sekapur kelompok itu dalam sebuah pemberitahuan yang dirilis Rabu (23/9) periode setempat, seperti dilansir kantor berita AFP dan Al-Jazeera, Kamis (24/9/2020).

– Dor! Seorang Pejabat Korsel Ditembak Lebur Pasukan Korut

Seorang pejabat Korea Selatan yang hilang dari kapal patroli perikanan awal pekan ini ditembak mati oleh pasukan Korea Utara, dengan kemudian membakar tubuhnya. Hal ini disampaikan oleh militer Korea Daksina.

Dilansir Reuters, Kamis (24/9/2020), militer Korsel tidak menjelaskan bagaimana pejabat itu sampai dalam perairan Korea Utara. Namun, dewan berita Korsel, Yonhap mengutip sumber-sumber intelijen yang tidak disebutkan namanya di Seoul, mengatakan bahwa dia berusaha untuk membelot ke Korea Utara.