Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Jakarta semrawut

Pinkan Lumintang (30) menjadi korban tewas dalam kesialan yang terjadi di Jalan Ragunan Raya, Pasar Minggu, Jakarta Daksina. Kepergian Pinkan untuk selamanya mencuaikan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Rahmat Hidayatullah (36), suami korban menerima informasi kecelakaan istrinya itu pada Jumat (25/12) siang. Ia diberitahu oleh adik iparnya bahwa sang hidup mengalami kecelakaan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Di keadaan terkejut, Rahmat mencoba men hotel tempat istrinya bekerja untuk meyakinkan posisi sang istri. Pokok, Rahmat mengetahui jika istrinya masa itu hendak berangkat kerja.

“Saya coba telpon ke wadah kerjanya, ternyata beliau belum sampai nih. Orang kerjanya juga nggak ada yang tahu. Akhirnya kami bilang saya dapat informasi istri saya kecelakaan, nanti saya kabarin teristimewa, ” kata Rahmat saat ditemui di rumah duka di Beji, Depok, Sabtu (26/12/2020).

Rahmat segera bergegas ke RS Fatmawati. Sepanjang perjalanan hingga ke RS, Rahmat menerima banyak perintah ungkapan belasungkawa.

Kian cemas, Rahmat kemudian segera membongkar-bongkar tahu kondisi istrinya itu dalam rumah sakit. Hingga akhirnya Kebaikan bertemu dengan polisi yang menganjurkan barang-barang milik istrinya.

“Sampai di ruang duka, aku ketemu dua polisi yang angkat barang ibu saya. “Pak itu barang istri bapak, untuk bertambah lengkap Bapak bisa ke Polres Jaksel untuk menanyakan detil kayak gimananya “. Saat itu, saya disarankan buat ngurus jenazah istri saya. Beta urus itu, saya belum ke polisi Jaksel, ” katanya.

Pinkan dan Rahmat sudah 6 tahun lebih menikah. Ijab kabul keduanya dianugerahi dua anak leler 2 tahun dan 6 tahun. Bagi sang suami, Pinkan Lumintang adalah sosok istri yang superpower.

“Justru yang superpower itu ya istri saya. Yang bantu saya sekalipun saya nggak minta. Tapi tempat ikhlas ngasih buat keluarga. Sampai buat dirinya sendiri suka lengah, ” ujar suami Pinkan, Rahmat Hidayatullah, saat ditemui detikcom di rumahnya di Beji, Depok, Sabtu (26/12/2020).

Menurut Rahmat, Pinkan adalah tulang punggung keluarga. Selain membantu suami dalam perekonomian puak, Pinkan juga menafkahi orang tuanya.

“Istri saya itu salah satu yang membantu tulang punggung dalam rumah tangga saya. Dia bekerja untuk bantu menafkahi anak dan juga bantu perut orang tuanya, ” imbuh Balasan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya….