Beijing

Otoritas China menghukum lebih dibanding 16 ribu pejabatnya yang mengenai aturan berhemat. Pelanggaran yang dilakukan termasuk mempraktikkan birokratisme yang menghambat roda pemerintahan.

Kaya dilansir Xinhua News Agency , Senin (28/9/2020), Tip Pusat Inspeksi Disiplin dan Persen Pengawasan Nasional pada Partai Komunis China (CPC) dalam pernyataannya mengumumkan bahwa total 16. 731 pejabat China dihukum sepanjang bulan Agustus. Bentuk hukuman yang dijatuhkan tidak disebutkan lebih lanjut.

Hanya disebutkan bahwa para penguasa yang dihukum itu terlibat dalam 11. 259 kasus yang dianggap melanggar aturan berhemat di negara tersebut.

Menurut pernyataan itu, para pejabat yang dihukum serupa termasuk 28 pejabat level prefektur atau setara dan 859 penguasa level distrik atau setara.

Di antara mereka dengan dihukum, sebanyak 10. 143 pejabat di antaranya dinyatakan bersalah atas birokratisme atau praktik formalitas demi birokasi. Sebanyak 6. 693 kasus lainnya terkait birokratisme tengah diselidiki.

Sementara itu, disebutkan serupa dalam pernyataan itu bahwa otoritas China menyelidiki 4. 566 kejadian hedonisme dan perilaku boros, sesuai memberi atau menerima hadiah, memberikan tunjangan atau bonus yang tidak sah dan menyalahgunakan uang negara untuk jamuan makan.

Terkait kasus-kasus itu, terdapat 6. 588 pejabat yang telah dihukum. Bentuk hukuman yang diberikan tak disebut lebih lanjut.

CPC diketahui merilis 8 pokok aturan berhemat sejak akhir 2012 lalu untuk memerangi praktik-praktik kegiatan yang tidak diinginkan.

(nvc/ita)