Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Gowa

Pasangan warga negeri Indonesia (WNI) asal Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) lolos dari hukuman mati di Malaysia terkait dugaan pembunuhan bayi. Setelah dinyatakan terhindar, 2 WNI itu dipulangkan ke Tanah Air.

Kasus ini bermula pada tahun 2013 redup. Saat itu, pasangan Herna Mola (perempuan) dan Soha Beta (laki-laki) asal Kabupaten Gowa dituduh melakukan pembunuhan atas bayi mereka dengan baru lahir.

“Pada 26 November 2013 mereka ditangkap Polisi Miri karena dituduh melakukan pembunuhan atas bayi yang mutakhir dilahirkan, ” kata Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching, Yonny Tri Prayitn dalam keterangan resminya, Kamis (25/3/2021).

Yonny mengatakan pada persidangan Mahkamah Tinggi Miri di dalam tanggal 24 November 2016 mereka dituntut hukuman kurungan karena tidak terbukti menyelenggarakan pembunuhan, namun dituduh benar menyembunyikan kematian.

Atas vonis tersebut, Deputy Public Prosecutor (DPP) mengajukan banding ke Mahkamah Rayuan. Pada sidang tanggal 21 Oktober 2019, Mahkamah Rayuan memutuskan mereka berdua dinyatakan bersalah melakukan pembunuhan & divonis hukuman mati secara digantung.

“KJRI Kuching segera ajukan melaksanakan kepada Mahkamah Federal & pada tanggal 14 Februari 2021 dengan didampingi Advokat dari KJRI Kuching, ke-2 WNI/PMI tersebut dalam persidangan Mahkamah Federal dinyatakan tak bersalah dan dibebaskan murni serta segera dideportasi ke Indonesia, ” terangnya.

KJRI Kuching mengatakan selama persidangan pihaknya tetap berikan bantuan hukum dan pendampingan melalui pengacara dengan ditunjuk KJRI Kuching. Beserta mengajukan banding ke Mahkamah Federal atas hukuman hancur kedua WNI/PMI tersebut.

“Mahkamah Federal memutuskan mereka tidak bersalah dan dibebaskan murni serta diserahkan ke Depo Imigrasi Bekenu, Sarawak untuk segera dideportasi ke Indonesia, ” ucapnya.

Di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong keduanya diserahkan oleh Fungsi Konsuler KJRI Kuching kepada perwakilan UPT BP2MI Pontianak disaksikan Konjen MENODAI Kuching. Selanjutnya dua WNI itu akan diproses kepulangannya ke Sulsel oleh BP2MI setelah menjalani serangkaian ulangan untuk pencegahan COVID-19 dalam PLBN Entikong.

(fiq/lir)